Bukan tanpa alasan Lilik memastikan jasad tersebut adalah Wawan. Sebab, dari tes DNA yang dilakukannya selama ini sangat meyakinkan bahwa salah satu dari 6 mayat yang ditimbun di belakang rumah Ryan adalah Agustinus F Setyawan alias Wawan .
“Saya yakin dengan tes DNA itu. Karena hasilnya benar kalau salah satunya korban itu adalah anak saya, Wawan,” isak Lilik saat ditemui dikediamannya, Selasa (12/8).
Namun sayang, harapan yang sudah digantungkan untuk segera dapat memakamkan Wawan tertunda hingga dua pekan ini. Diakui Lilik, sejak diketahuinya tes DNA, segala persiapan untuk pemakaman Wawan telah dilakukan.
“Kita sudah siapkan pemakamannya sekitar dua minggu lalu, tapi pihak kepolisian belum bersedia untuk memberikan jasad Wawan,” tuturnya. “Katanya sih masih menunggu ijin dari Mabes Polri,” imbuhnya berkaca-kaca.
Ditanya seberapa pantas hukuman yang dijatuhkan kepada Ryan ? Dengan muka sayu dan meratap, Lilik mengatakan, Ryan pantas diganjar hukuman mati. Menurutnya, perbuatan Ryan sudah melebihi ambang kebiadaban dan sulit untuk dinalar.
“Ia (Ryan, red) pantas dihukum mati. Mana ada manusia seperti itu, sudah 11 nyawa ia habisi dengan keji. Ryan nggak pantas untuk hidup di dunia ini,” geram Lilik. abd
Bookmark this post: |
0 komentar:
[+/-]Click to Show or Hide Old Comments
>[+/-]Show or Hide Comments
Posting Komentar
Komentar Anda ?